Catatan Manasuka Gaul yang ditulis secara Online

Tampilkan postingan dengan label sosok gaul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosok gaul. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Oktober 2018

Rahasia Awet Muda Armand Maulana

“Gigi”, group band era 90-an yang masih eksis hingga kini tetap mempesona dan tak pernah kehilangan gregetnya. Apalagi melihat penampilan sang vokalis, Armand Maulana.

Di usianya yang memasuki 46 tahun ini, masih terlihat awet muda. Arman mengungkapkan rahasia awet mudanya hingga bisa terlihat seperti usai 20an.

Rahasia Awet Muda Armand Maulana


“Rajin berolahraga serta menerapkan pola makanan sehat dan bersih,”kata Arman yang memiliki nama lengkap Tubagus Armand Maulana.

Ternyata sudah hampir 9 tahun Armand menerapkan pola makan tanpa mengkonsumsi gorengan, tanpa gula, garam dan jarang makan nasi. Pola hidup seperti ini jelas saja membuat Suami dari Dewi Gita ini tetap terlihat fit, sehat dan muda. Penampilannya di panggung pun masih sama seperti dulu jingkrak- jingkrak ala remaja.

“Makan bersih itu nggak makan gorengan, nggak garam tapi bisa diganti dengan rebusan atau bakaran dan tetap memprioritaskan konsumsi protein dan sayuran. Pola hidup seperti ini membuat fisik dan stamina saya tetap terjaga,” ucap Ayah dari Naja Dewi Maulana ini.

Pola hidup sehat yang dijalani oleh vokalis asal Bandung ini diakuinya memang sengaja dipersiapkannya mengingat seiring bertambahnya umur yang semakin rentan terhadap penyakit
jika tidak membiasakan diri dengan pola hidup sehat.

Kesibukan mengisi acara panggung juga turut mengharuskan Armand untuk tetap tampil prima termasuk dengan kesibukan grup band Gigi manggung di beberapa kota di Indonesia.

Grup band GIGI yang pada tahun 2017 ini menapaki langkah ke-23 tahun di belantika musik Indonesia, memperkenalkan manajemen baru bernama "Rumah Cinta GIGI Kita" yang diisi dengan anak-anak muda kreatif serta dan website berwajah baru www.gigibandoficial.com untuk penggemar Gigi bisa dapat banyak hal mulai dari show secara live streaming hingga informasi para personel.

Armand Maulana berharap kehadiran generasi muda dapat menyumbangkan ide yang lebih segar dalam manajemen GIGI. Tetap sehat!


Awet Muda Ala Armand "GIGI" Maulana - Info Gaya Hidup

Selasa, 02 Oktober 2018

Abimana Aryasatya Ingin Jadi Produser Film Anak

Masa-masa kecil merupakan saat yang paling penting bagi tumbuh kembang seorang anak. Di masa kanak-kanak juga muncul keingintahuan yang lebih tentang berbagai hal, termasuk tentang teknologi digital. 

Sadar akan hal itu, Abimana Aryasatya atau Abi, begitu ia biasa disapa, mencoba membuat sebuah film yang bisa dijadikan pembelajaran bagi orangtua dalam mengajarkan anak bagaimana menggunakan dan memanfaatkan teknologi digital dengan cara bijak. 

Abimana Aryasatya Jadi Produser Film


Film yang diberi judul Petualangan Menangkap Petir ini mengajarkan anak untuk tidak hanya bermimpi, namun berkarya sejak dini.

Berbicara tentang film yang tayang pada akhir Maret, Abimana Aryasatya pria kelahiran Jakarta, 24 Okotober 1982 ini, mengaku bahwa sebenarnya ini lebih kepada concern kami (seorang ayah yang memiliki anak) terhadap perilaku anak dalam bermedia digital. Karena kami melihat impact atau pengaruh media digital terhadap perkembangan anak sangat besar.

"Jadi bisa dikatakan film yang kami buat ini seperti digital parenting juga sih. Karena tidak bisa dipungkiri saat ini anak-anak lebih cepat mempelajari sesuatu lewat media digital. Bahkan tidak jarang mereka bercita-cita ingin jadi youtuber atau Vloger,”ujar pemeran Dono dalam Film Warkop DKI, Jangkrik boss!!. 

Karir Film Petualangan Menangkap Petir ini menjadi film pertama putra pasangan Roberto Candelas Aguinaga dan Ie Siu Khiauw ini sebagai produser. Ya sebelumnya peraih Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Indonesian Box Office Movie Awards 2017 ini lebih dikenal publik lewat aktingnya di layar kaca dan layar lebar

Awal tahun 90’an, wajah Abimana mulai dikenal orang lewat perannya sebagai Nuno sinetron Lupus (ketika itu ia masih menyandang nama Robertino). Dari sana tawaran berlakon di layar kaca pun terus menerus menghampirinya, hingga kemudian ia didapuk sebuah peran di film layar lebar Catatan Si Boy.

Di film Catatan Si Boy inilah ia pertama kali menggunakan nama Abimana (bukan lagi Robertino). Sejak saat itu tawaran demi tawaran berperan dalam layar lebar pun terus menerus menghampirinya, sebut saja film Republik Twitter, Dilema, Belenggu, 99 Cahaya di Langit Eropa, film sekuel Laskar Pelangi, dan Film Warkop DKI, Jangkrik Boss!!. Di film terakhir ini ia diganjar penghargaan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Indonesia Movie Award 2017.

Menjadi produser atau orang di belakang layar diakui suami dari Inong Nindya Ayu ini merupakan mimpi lamanya. Takdir lebih dulu membawanya menjadi seorang aktor, yang kemudian membuka kesempatan yang besar baginya untuk bisa mewujudkan mimpi lamanya tadi, menjadi seorang produser.

Menjadi produser ini merupakan mimpi lama saya. Saya sebenarnya lebih suka menjadi orang di belakang layar. Namun orang lebih dulu mengenal saya sebagai seorang actor. Itupun saya syukuri, karena dari keaktoran saya itu membuka peluang yang lebih bagi saya untuk menjadi produser. 

Bahkan tidak dapat dipungkiri, perekonomian saya pun masih bergantung dari profesi saya sebagai aktor. Karena sebenarnya profesi produser itu lebih bersifat gambling, kalau filmnya laku, ya bisa balik modal, dan bisa untung. Namun kalau tidak laku di pasaran, ya harus terima rugi. Tapi mudahmudahan film perdana yang saya produseri ini bisa diterima masyarakat luas,”papar Abi.

Ke depan, ayah empat orang anak ini mengaku akan tetap concern dengan film-film yang dikhususkan untuk anak. Hal itu lebih kepada tanggung jawabnya sebagai seorang ayah yang peduli terhadap dunia anak, yang sejatinya masa-masa tersebut tidak akan terulang lagi.

“Kalau ada rejeki dan kesempatan lagi, saya akan membuat satu film khusus anak setidaknya setiap dua tahun. Karena masa anak tidak akan terulang lagi. Film menjadi sebuah media yang sangat baik untuk mengajarkan hidup dan perilaku kepada anak-anak,”pungkas pria yang beberapa kali menjadi nominator di beberapa kategori di ajang Festival Film Indonesia

Senin, 10 September 2018

Ratna Listy Investasi di Kayu Jati

Jika sahabat-sahabat artisnya banyak yang membuka usaha restoran, butik, tidak demikian dengan Ratna Listy. Penyanyi, pesinetron dan presenter ini justru memilih menanamkan uangnya dengan berinvestasi di bisnis kayu jati.

Ratna Listy Investasi Kayu Jati


‘’Aku punya hutan jati di Bogor dan Madiun. Sudah berjalan dan pada tahun 2016 sudah panen,’’ kata Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang ini.

Investasi pohon jati, jelasnya, selain harga kayu jati yang mahal adalah proses perawatan yang mudah dan ketahanan kayu terhadap hama dan berbagai cuaca.

‘’Per seratus pohon itu aku investasi Rp7 juta, lima tahun kemudian dapat tiga kali lipat,’’ ujar istri dari pengusaha Swastiarso Herry Putranto itu.

Saat ini, Ratna memiliki 1.400 pohon jati. Tak hanya sekedar mencari keuntungan saja, namun investasi pohon jati yang dijalani ibu beranak dua ini dianggapnya sebagai Investasi dunia akhirat.

‘’Ini aku anggap sebagai investasi dunia akhirat karena disini keuntungan bukan untuk aku sendiri. Karena dibagi- bagi untuk pemilik lahan dan petani juga,’’ papar perempuan bernama panjang Ratna Sulistyaningsih ini.

Selebritas kelahiran Madiun, 2 Agustus 1973 ini mengaku, dirinya harus paham benar investasi yang akan diambilnya.

’’Selain aku gaptek harus ada yang menjelaskan keuntungan-keuntungannya. Dan investasi apapun juga yakin dulu,’’ tambahnya.

Meski sudah hati-hati dalam menyalurkan uangnya, Ratna mengaku pernah tertipu.

’’Aku pernah mempercayakan uangku dalam investasi recording tapi lenyap gitu aja,’’ tuturnya.


Ratna Listy Investasi di Kayu Jati - Sosok Gaul

Rabu, 01 Agustus 2018

Maudy Ayunda Ketagihan Sekolah

Banyak artis yang rela meninggalkan pendidikan akademisnya demi mengejar popularitas sebagai selebritis karena iming-iming financial yang sangat menjanjikan. Namun tak sedikit pula artis yang rela meninggalkan kariernya sebagai artis demi mengejar impian akademisnya di universitas-universitas ternama di Indonesia dan di luar negeri.

Maudy Ayunda


Seperti yang dilakukan Maudy Ayunda yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di Universitas paling bergengsi di dunia yaitu Oxford University di Inggris. Selama tiga tahun lamanya artis bertalenta ini menyelesaikan pendidikan jurusan P.P.E. (Politic, Philosophy, Economy).

“Aku tertarik ilmu tersebut karena politik, ekonomi dan filsafat adalah kombinasi ilmu yang saling melengkapi satu sama lain. Kita diajak untuk berpikir terbuka, logis dan rasional,” ucap Maudy.

Dirinya mengakui sedari kecil sangat menyukai lingkungan sekolah dan lingkungan belajar sehingga menumbuhkan motivasinya untuk terus menuntut ilmu. Selama menimba ilmu di negara The Black Country tersebut, Maudy merasakan kemandirian yang luar biasa

“Banyak improvement yang bisa aku lakukan, belajar banyak tentang diri aku sendiri dan tentang orang lain. Banyak hal berbeda yang saya rasakan di sana. Setiap minggu dituntut untuk membuat essai. Kita dipaksa untuk menulis, membaca dan menganalisa,” ungkapnya.

Ketagihan Sekolah 

Kini gadis kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan Program Pasca Sarjana jurusan Public Policy atau Master of Business Administration (MBA) ke Amerika. Menurutnya, kecintaannya terhadap pendidikan adalah salah satu sumbangsih dirinya sebagai bangsa Indonesia.

“Jika kita bisa sukses, kita bisa menjadi sosok inspiratif. Sebagai warga negara kita harus aktif dan kritis memperhatikan perkembangan Indonesia dan membantu memecahkan permasalahan,” kata Maudy Ayunda.


Maudy Ayunda Ketagihan Sekolah  - SEO GAUL

Kamis, 28 Juni 2018

Ratu Tisha Destria - Nilai Luhur Dibalik Sepak Bola

Bagi Ratu Tisha Destria, sepak bola bukan olahraga biasa. Di mata perempuan pertama yang menjadi Sekjen PSSI ini, sepak bola punya nilai penting bagi Indonesia. 

Ratu Tisha Destria

Perempuan yang akrab dipanggil Mbak Tisha ini menjelaskan bahwa ada banyak value dalam sepak bola yang dapat mendukung pembentukan masyarakat tangguh sesuai program revolusi mental Presiden RI Joko Widodo.

“Menurut saya sepak bola penting sekali bagi masyarakat Indonesia. Satu, karena populernya olahraga ini di Indonesia sehingga lebih mudah bagi kita untuk mengajarkan nilai-nilai sepak bola yang sebenarnya kepada masyarakat. Banyak nilai sportivitas olahraga seperti menerima kekalahan, menghargai kemenangan, keadilan, dan hal-hal lainnya dan nilai luhur yang kita ingin ajarkan,” ujarnya.

Lulusan jurusan Matematika ITB tersebut memang sudah lama jatuh cinta dengan dunia bola. Bahkan sejak SMA dirinya telah menjadi bagian manajerial tim sepak bola SMAN 8 Jakarta. Konsisten di bidang ini, ia juga menjadi tim managerial di Persatuan Sepak Bola ITB hingga akhirnya bisa menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapat beasiswa Program Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Master 2013.

Ratu Tisha Destria sangat mengapresiasi niat baik Pertamina dalam mensponsori gelaran kompetisi sepak bola PSSI untuk generasi muda yakni piala Soeratin.

“Saya terima kasih kepada Pertamina, terutama area yang di-support adalah area football development U-15 sampai U-17. Ini adalah area yang selama ini redup serta orang jarang melihat, padahal ini adalah potret grass root masyarakat yang sebetulnya yang kita akan menuai hasilnya 5-10 tahun mendatang,” tutur Tisha


Nilai Luhur Dibalik Sepak Bola 

Jumat, 27 April 2018

Perhatian Ira Koesno Terhadap SPBU Pertamina

Nama Ira Koesno sudah dikenal orang sebagai praktisi media dan komunikasi sejak lama. Wanita yang lahir pada 30 November 1969 ini pun kerap mendapatkan berbagai penghargaan di bidang yang digelutinya.

Ira Koesno

Ira sebetulnya pernah aktif di dunia jurnalistik sejak 1996 hingga 2004. Namun ia memutuskan mundur dan membangun bisnis baru bernama Ira Koesno Production yang kemudian berganti nama menjadi Ira Koesna Communication.

Selama bergelut di dunia media, ternyata ia memperhatikan Pertamina sejak dulu hingga sekarang dan merasakan perbedaan yang nyata, terutama dalam hal komunikasi publik.

Pertamina kini lebih responsif, cepat menjawab terhadap gejolak yang terjadi di masyarakat Ira Kusno

Menurutnya ini hal yang bagus karena Pertamina sebagai BUMN tentu tidak bisa selincah perusahaan swasta.

“BUMN itu satu kaki dipegangin dan satu kaki disuruh lari. Tapi dari sisi upaya untuk merespon perkembangan di masyarakat terutama soal problem yang ada, Keingintahuan mereka terhadap isu-isu yang terjadi, menurut saya Pertamina sudah jauh lebih positif dibandingkan lima tahun yang lalu,” ungkap Ira.

Terlebih lagi dengan SPBU Pasti Prima Pertamina saat ini, memberikan keyakinan dirinya sebagai konsumen cukup merasa puas karena tidak ada lagi permainan kecurangan meteran saat pengisian BBM.

Namun dirinya tetap mengharapkan ada peningkatan dari sisi Human Resources yang melayani agar tidak kalah bersaing dengan kompetitor ‘sebelah’ yang pelayanan kepada pelanggannya masih lebih unggul.


Perhatian Ira Koesno Terhadap SPBU Pertamina

Kamis, 22 Februari 2018

Ifan Seventeen Pernah Tertipu Investasi Emas

Hati-hatilah jika memilih sebuah investasi. Bila tidak tepat, mungkin saja apa yang dialami Ifan Seventeen bisa menimpa Anda. Ifan pernah tertipu hingga ratusan juta rupiah dari investasi emas.

Penyanyi kelahiran Jogja, 16 Maret 1983 ini mengaku, pertama kali terlibat bisnis investasi emas pada Maret 2012 melalui orang berinisial DZ. 

Ifan Seventeen Tertipu Investasi Emas

Enam bulan pertama, Ifan mengaku mendapat keuntungan dari bisnis tersebut. Namun, akhirnya Ifan memutuskan berhenti, dengan harapan uang investasinya bisa kembali. 

“Setelah proses berhenti, kata DZ, dalam jangka 2-3 bulan uangku bisa kembali. Tapi dia minta ditambahin lagi duitnya. Orangnya juga sempat ngilang,” papar laki-laki pemilik nama lengkap Riefian Fajarsyah ini. 

Kalau Ratna Listy, penyanyi, pesinetron dan presenter ini justru memilih menanamkan uangnya dengan berinvestasi di bisnis kayu jati.

Mengetahui DZ menghilang, Ifan langsung mencarinya sampai akhirnya ketemu. Mereka pun membuat perjanjian kontrak baru. Namun Ifan belum juga mendapatkan hasil yang dijanjikan. Lagi-lagi DZ menghilang.

“Setelah dicari lagi pada akhir 2012, ketemu, kita sempat bernegosiasi, ngobrol baik-baik. Kita buat perjanjian baru, dia akan melunasi pada November 2012. Tapi ternyata enggak ada kejelasan juga sampai sekarang,” tandas lelaki yang kehilangan uang sekitar Rp 610 juta ini.


Ifan Seventeen Pernah Tertipu Investasi Emas - Sosok Gaul

Sabtu, 17 Februari 2018

Gita Gutawa Menebarkan Semangat Lewat Bermusik

Siapa yang tidak kenal dengan perempuan berparas cantik, muda, dan bertalenta Gita Gutawa? Perempuan kelahiran tanggal 11 Agustus 1993 ini sudah memulai karier musiknya sejak usia belia. 

Gita Gutawa Semangat Bermusik

Selain aktif bernyanyi Gita Gutawa juga memiliki bakat untuk menciptakan lagu dan menjadi produser lagu anak-anak. Tak heran Gita Gutawa banyak mendapatkan banyak penghargaan.

Baginya, dunia musik menjadi bagian penting dalam hidup. Diakui Gita, lewat bermusik ia dapat menyebarkan semangat positif untuk orang lain.

Tak heran jika perempuan bersuara sopran ini ikut berperan aktif dalam kemajuan musik Indonesia. Salah satunya dengan ikut serta dalam acara Konferensi Musik Indonesia (KAMI) bertaraf nasional.

“Iya kemarin baru banget pulang dari Ambon ikut konferensi musik pertama di Indonesia yang dihadiri oleh banyak sekali stakeholders di bidang musik. Hal ini dilakukan untuk memajukan musik sebagai salah satu bagian dari pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia,” tuturnya.

Menurutnya, musik dapat dimanfaatkan dalam industri kreatif karena musik bukan sekadar hiburan semata.

“Banyak yang hidup dari bermusik. Karena itu, wajarlah jika musik dapat menjadi salah satu potensi kekuatan industri kreatif bangsa ini,” pungkasnya.



Gita Gutawa Semangat Lewat Bermusik

Kamis, 25 Januari 2018

Zaskia Gotik Ingin Berbisnis Tanah

Penyanyi dangdut Zaskia Gotik (Goyang Itik) sepertinya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menginvestasikan uangnya untuk mencoba berbisnis saat dirinya sedang mencapai kesuksesan seperti sekarang.

Zaskia Gotik Berbisnis Tanah


“Aku sih pengen berbisnis. Kalau terjun ke bisnis, pengennya bisnis tanah, karena kalau tanah kan harganya naik terus. Bisa juga dibikin kontrakan,” ujar penyanyi kelahiran Bekasi, 27 April 1990 ini.

Menurut Zaskia, ia sangat kagum dengan sosok seniornya, Inul Darasista yang sukses dengan bisnis karaokenya.

Namun, Zaskia berhati-hatilah memilih sebuah investasi dan tidak ingin seperti apa yang dialami Ifan Seventeen pernah tertipu hingga ratusan juta rupiah dari investasi emas.

“Aku pengen belajar berbisnis sama mbak Inul. Dia sukses jadi penyanyi, bisnisnya juga lancar,” ujarnya.

Diakui anak pasangan Sosih dan Jumainah ini, untuk mencapai kesuksesan harus ada kerja keras yang dilakukan.

Bahkan, menurutnya pendidikan yang tinggi belum menjamin seseorang untuk meraih kesuksesan.

“Kalau sekolah tinggi enggak ada usaha, sama aja bohong. Rata-rata pengusaha sukses, sekolahnya enggak tinggi. Pokoknya ada usaha, kerja keras, bisa meraih kesuksesan,” tegas dara bernama asli Syurkianih ini.

Zaskia Gotik Ingin Berbisnis Tanah - Sosok Gaul

Rabu, 10 Januari 2018

Kikan - Dari Jingle, Ajak Keluarga Pakai Pertalite

Pernah dengar jingle Pertalite? Bagi pecinta musisi Indonesia, suara yang menyanyikan jingle tersebut pasti tidak terasa asing di telinga. Ya, itu adalah suara Kikan, eks vokalis band cokelat.

Kikan Pakai Pertalite

Kikan mengaku bukan perkara mudah untuk menggarap jingle yang berhubungan dengan suatu produk. Bahkan, tak jarang wanita kelahiran Jakarta, 9 September 1976 menolak tawaran kerja sama untuk membuat jingle yang “menjual” sebuah produk atau nama besar suatu perusahaan.

“Beberapa kali aku pernah ditawarin oleh beberapa korporat yang gede untuk nyanyiin ini itu. Biasanya aku dengerin dulu, kalau memang gak cocok, biasanya aku tolak,” beber Kikan.

Namun berbeda ketika ia ditawari menyanyikan jingle Pertalite. Tanpa pikir panjang, ia mengiyakan tawaran kerja sama tersebut karena apa yang tertuang dalam isi lagu sama seperti apa yang ia rasakan ketika dirinya beralih menggunakan BBM non subsidi tersebut.

“Bener banget kata lagunya ‘jarak tempuhku semakin jauh’ itu memang bener. Makanya pas dengar lirik lagunya, wah ini bener banget, memang saya ngerasa kayak gini (lebih irit). Semenjak saat itu saya mengajak orang terdekat, saudara, adik untuk pakai Pertalite,” pungkas Kikan.

Penasaran? Coba dengarkan lagu jingle pertalite berikut:



Kikan Ajak Keluarga Pakai Pertalite 

Jumat, 10 Februari 2017

Natalie Sarah Pernah Jadi Lesbi

Gosip tentang Natalie Sarah Pernah Jadi Lesbi terjadi di awal karir dia mulai bersinar di dunia sinetron. Lentera Gaul mencoba mengulas kembali.

Natalie Sarah


Gara-gara sinetron Kawin Gantung yang ditayangkan di SCTV laris manis di tonton orang, nama Natalie Sarah langsung meroket. Nggak pelak Natalie pun banyak diterpa gosip. Yang paling santer waktu itu adalah pernah digosipkan jadi lesbi yang berkencan dengan teman dekatnya Gema seorang model dan pemain sinetron.

Tapi, Natalie Sarah nggak mau ambi pusing waktu itu. "Ya biar ajalah orang ngomong apa. Toh aku sendiri emang nggak ngerasa kayak gitu," ujar cewek kelahiran 1 Desember 1983 itu.

Lebih tegas, Natalie nyangkal kabar miring yang tersebar saat namanya mulai diperbincangkan orang. "Kabar itu nggak bener. Kali aja lantaran aku akrab sama Gema. Padahal aku dan di kan just friend aja. Nggak lebih dari itu. Tapi emang selama ini aku tinggal serumah dengannya, tapi di situ juga ada keluarga Gema."

Gema, bagi Natalie emang sudah kayak saudara, begitu juga dengan keluarga Gema. Namun, gara-gara gosip tersebut, akhirnya Natalie mau gak mau mesti pindah dari rumah Gema. Tapi persahabatan mereka tetap berjalan dan nggak ada masalah.

Selain dituding jadi lesbi, Natalie Sarah juga pernah dikabarkan ngejalin hubungan dengan pengusaha yang udah punya keluarga. Namun untuk kabar yang satu ini, si doi teges-teges ngelakin. "Nggaklah. Kayaknya semua gosip emang lagi menerpa aku. Aku tuh nggak mau ngerebut pacar orang apalagi ngambil suami dan ngerusak rumah tangga orang. Aduh nggak deh..."

Saat ini, Natalie Sarah sudah memiliki momongan hasil pernikahannya dengan Abdullah Rizal, pria berdarah Padang dan Arab, pada tanggal 6 April 2007

Kamis, 13 Oktober 2016

Audy Lagu buat Tyo

Diam-diam Audy pernah nulis sebuah lagu berjudul Hingga Saat Tiba yang dibantu oleh kakaknya Echa serta diaransemen oleh Ervin (Cokelat). Namun di situ tertulis Dedicate for Tyo. Emangnya ada apa dengan Tyo?
audy item

Bisa jadi karena Tyo ikut ngebantu Audy buat lagu. Bagaimana sih ceritanya?

"Kebetulan gue yang minta dia ngebantu dan dia mau banget. Jadi dia ikut ngebantu ngegarap album gue, kayak ikut ngiringi gue nyanyi dengan main drum di salah satu lagu di album gue," jelas cewek bernama asli Paula Allodya Item ini.

Audy sadar bahwa tanpa Tyo, doi nggak akan bisa jadi seperti ini. Tyo juga salah satu orang yang ngesupport karir Audy di musik selain orang tuanya.

Seperti yang kamu ketahui bahwa pada album kedua Audy 20-02 banyak banget musisi-musisi yang punya nama seperti Tohpati, Glenn Freedly, Pongki dan Andrea membantu dan mendukung album tersebut.


Rabu, 20 Juli 2016

Glenn Fredly Nervous Kalau Di Foto

Glenn Fredly cuman tertawa renyah saat ditanya kenapa tampangnya berbeda banget kalau lihat di majalah. Cakepan aslinya. Padahal tampang doi manis abis. Sering banget Glenn diserang pertanyaan semacam itu.

Glenn Fredly Nervous

"Sebenarnya aku agak nervous kalo mau difoto. Nggak tau kenapa. Padahal Kalo di panggung, aku kelihatan pede meski ditonton banyak orang," ujar Glenn.

"Akan lain lagi kalo aku difoto pas lagi nyanyi atau ngebawain instrumen musik," tambah cowok yang telah ngeliris album repackage ini.

Nama lengkap doi Glenn Fredly Deviano Latuihamallo seorang Penyanyi kelahiran Ambon 30 September 1975, memiliki suara khas yang sangat merdu dan melankolis. Album yang telah diliris: Glenn (1998), Kembali (2000), Selamat Pagi, Dunia! (2002), Ost. Cinta Silver (2005), Aku & Wanita (2006), Happy Sunday (2007), Private Collection (2008), Lovevolution (2010), Luka, Cinta, dan Merdeka (2012)

Copyright © Lentera Gaul